BENGKULU, SENTRALNEWS.COM — Upaya memperkuat kualitas perencanaan pembangunan Kota Bengkulu terus dilakukan Pemerintah Kota Bengkulu. Salah satunya melalui peningkatan kapasitas pimpinan perencana daerah.
Plt. Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Bengkulu, Yudiya H. Putra, mengikuti Program Executive Training for Strategic Public Administration Tahun 2026 yang diselenggarakan Kementerian PPN/Bappenas di Jakarta, 3–7 Agustus 2026.
Program tersebut diikuti para Kepala Bappeda yang merupakan peserta Kursus Pemantapan Pimpinan Daerah (KPPD) Tahun 2025. Pelatihan ini dirancang sebagai ruang penguatan kapasitas kepemimpinan sekaligus memperluas perspektif para pimpinan daerah dalam menghadapi dinamika pemerintahan dan tantangan pembangunan yang semakin kompleks.
Bagi Bappeda Kota Bengkulu, keikutsertaan Yudiya H. Putra dalam program tersebut menjadi bagian dari investasi terhadap penguatan sumber daya manusia, khususnya kapasitas kepemimpinan dalam mengawal proses perencanaan pembangunan daerah.
Bekal Perencanaan Strategis untuk Kota Bengkulu
Executive Training for Strategic Public Administration tidak hanya memberikan penguatan teori mengenai administrasi publik dan perencanaan strategis. Program tersebut juga menggunakan pendekatan experiential learning, sehingga peserta memperoleh pengalaman dan perspektif baru dalam menghadapi persoalan tata kelola pemerintahan serta pembangunan.
Materi dan pengalaman yang diperoleh diharapkan dapat memperkuat kemampuan pimpinan Bappeda dalam melihat pembangunan secara lebih strategis, terintegrasi dan berorientasi pada hasil.
Penguatan kapasitas pimpinan perencana daerah menjadi penting karena Bappeda memiliki posisi strategis dalam menyusun arah pembangunan, menyelaraskan berbagai program perangkat daerah, serta memastikan perencanaan daerah tetap sejalan dengan prioritas pembangunan pemerintah daerah maupun nasional.
“Penguatan kapasitas pimpinan perencana daerah sangat penting agar setiap kebijakan pembangunan benar-benar disusun berdasarkan perencanaan yang matang, berbasis data, dan berorientasi pada hasil,” menjadi salah satu poin penting yang ditekankan dalam program tersebut.
Bappeda Didorong Semakin Adaptif
Yudiya H. Putra mengikuti seluruh rangkaian kegiatan hingga selesai. Pengetahuan, pengalaman, serta jejaring yang diperoleh selama mengikuti pelatihan diharapkan dapat diterapkan dalam memperkuat pelaksanaan fungsi perencanaan pembangunan di Kota Bengkulu.
Tantangan pembangunan daerah yang semakin dinamis menuntut proses perencanaan tidak hanya bersifat administratif, tetapi juga harus mampu membaca perubahan, mengantisipasi kebutuhan masyarakat dan menghasilkan kebijakan yang tepat sasaran.
Karena itu, peningkatan kapasitas pimpinan Bappeda diharapkan dapat memberikan dampak terhadap kualitas perencanaan pembangunan Kota Bengkulu, mulai dari penyusunan kebijakan, sinkronisasi program hingga pengendalian dan evaluasi pembangunan.
Dengan kapasitas kepemimpinan yang semakin kuat, Bappeda diharapkan mampu menjalankan perannya sebagai pengawal perencanaan pembangunan daerah secara lebih optimal.
Sinergi dengan Bappenas
Program Executive Training for Strategic Public Administration Tahun 2026 difasilitasi Purnomo Yusgiantoro Center (PYC) dan diselenggarakan oleh Kementerian PPN/Bappenas sebagai bagian dari pengembangan kapasitas pimpinan daerah di bidang administrasi publik strategis.
Keikutsertaan Plt Kepala Bappeda Kota Bengkulu dalam program tersebut sekaligus memperkuat jejaring dan wawasan antara pemerintah daerah dengan pemerintah pusat.
Pemerintah Kota Bengkulu berharap peningkatan kapasitas tersebut dapat bermuara pada semakin baiknya kualitas perencanaan pembangunan daerah.
Dengan perencanaan yang semakin terarah, terintegrasi, berbasis data dan berorientasi pada hasil, Bappeda Kota Bengkulu diharapkan mampu terus mengawal pembangunan agar selaras dengan kebutuhan masyarakat serta mendukung pencapaian prioritas pembangunan Kota Bengkulu dan nasional.












