BOJONEGORO – Suara cangkul yang meratakan lantai teras berpadu dengan gurauan ringan para prajurit dan warga mewarnai suasana di rumah Ibu Jasmiati, Dusun Krisik, Desa Kesongo, Kecamatan Kedungadem, pada Jumat (31/7/2026). Memasuki tahap akhir rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), Satgas TMMD Ke-129 Kodim 0813 Bojonegoro mempercepat pekerjaan finishing dengan menyelesaikan pembangunan pondasi teras dan perataan lantai teras. Sementara itu, seluruh pekerjaan acian tembok telah rampung, membuat wajah rumah tampak semakin rapi dan siap memasuki tahap penyempurnaan terakhir.
Meski hanya tersisa pekerjaan finishing, setiap detail tetap dikerjakan dengan penuh ketelitian. Pondasi teras dibangun kokoh sebagai penyangga bagian depan rumah, sedangkan lantai teras diratakan agar memberikan kenyamanan saat digunakan. Bagi Satgas TMMD, tahap akhir bukan sekadar menyelesaikan bangunan, melainkan memastikan setiap sudut rumah benar-benar siap menjadi tempat tinggal yang aman, sehat, dan nyaman bagi penghuninya.
Dandim 0813 Bojonegoro selaku Dansatgas TMMD Ke-129, Letkol Inf Dedy Dwi Wijayanto, menegaskan bahwa kualitas menjadi prioritas hingga pekerjaan terakhir. “Tahap finishing sering kali terlihat sederhana, padahal justru menjadi penentu kualitas akhir sebuah bangunan. Kami ingin rumah yang diserahkan kepada Ibu Jasmiati benar-benar layak dihuni dan mampu memberikan kenyamanan dalam jangka panjang. Itulah komitmen kami dalam setiap pelaksanaan TMMD,” ujarnya.
Dengan wajah penuh haru, Ibu Jasmiati mengaku tak menyangka rumah yang dulu sederhana kini berubah menjadi lebih baik. “Saya hanya bisa mengucapkan terima kasih. Bantuan ini sangat berarti bagi saya dan keluarga. Semoga semua kebaikan bapak-bapak TNI dan warga mendapat balasan dari Tuhan Yang Maha Esa,” katanya.
Bagi masyarakat Desa Kesongo, pembangunan RTLH bukan hanya tentang berdirinya sebuah rumah baru. Di balik setiap adukan semen dan setiap jengkal teras yang diratakan, tersimpan semangat gotong royong, kepedulian, dan kebersamaan yang menjadi ruh Program TMMD.
Ketika pekerjaan finishing nanti benar-benar selesai, yang diresmikan bukan hanya sebuah bangunan, tetapi juga harapan baru bagi Ibu Jasmiati untuk menjalani kehidupan dengan lebih tenang, aman, dan bermartabat.

