Kinerja Meningkat, Pemprov Bengkulu Catat Kemajuan IPM dan Penurunan Kemiskinan di 2025

Oplus_131072

Bengkulu, Sentralnews.com – Pemerintah Provinsi Bengkulu merilis Ringkasan Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (RLPPD) Tahun 2025 yang menunjukkan sejumlah capaian positif dalam kinerja makro daerah, meski masih dihadapkan pada beberapa tantangan pembangunan.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Provinsi Bengkulu meningkat dari 74,91 pada 2024 menjadi 75,68 pada 2025. Selain itu, angka kemiskinan berhasil ditekan dari 13,56 persen menjadi 12,08 persen. Pertumbuhan ekonomi juga mengalami kenaikan dari 4,62 persen menjadi 4,80 persen, serta pendapatan per kapita meningkat menjadi Rp52,3 juta.

Namun demikian, tingkat pengangguran mengalami kenaikan dari 3,11 persen menjadi 3,41 persen, dan ketimpangan pendapatan sedikit meningkat dari 0,342 menjadi 0,349.

RLPPD 2025 PROVINSI BENGKULU TTE

Dalam sektor pelayanan dasar, Pemerintah Provinsi Bengkulu mencatat berbagai capaian. Di bidang pendidikan, partisipasi pendidikan menengah usia 16–18 tahun mencapai 71,12 persen, sementara partisipasi pendidikan bagi penyandang disabilitas mencapai 96,03 persen. Meski begitu, kondisi sarana prasarana seperti ruang kelas dan toilet sekolah masih perlu ditingkatkan karena belum mencapai 50 persen dalam kondisi baik.

RLPPD 2025 PROVINSI BENGKULU TTE

Di bidang kesehatan, capaian kinerja menunjukkan hasil maksimal dengan 100 persen rumah sakit rujukan provinsi telah terakreditasi paripurna, serta pelayanan kesehatan pada situasi krisis dan kejadian luar biasa mencapai 100 persen.

RLPPD 2025 PROVINSI BENGKULU TTE

Sementara itu, pada sektor pekerjaan umum dan penataan ruang, tingkat kemantapan jalan mencapai 75,5 persen. Namun, perlindungan kawasan permukiman dari risiko banjir masih relatif rendah, yakni sekitar 13,4 persen.

RLPPD 2025 PROVINSI BENGKULU TTE.

Di bidang sosial, pemerintah daerah mencatat capaian 100 persen dalam pemenuhan kebutuhan dasar bagi kelompok rentan seperti anak terlantar, lanjut usia, penyandang disabilitas, hingga korban bencana.

RLPPD 2025 PROVINSI BENGKULU TTE

Dari sisi keuangan daerah, realisasi pendapatan Provinsi Bengkulu tahun anggaran 2025 mencapai Rp2,79 triliun atau 92,39 persen dari target. Sementara realisasi belanja daerah sebesar Rp2,87 triliun atau 91,61 persen dari pagu anggaran. Kondisi ini menghasilkan defisit sebesar Rp86,58 miliar. �

RLPPD 2025 PROVINSI BENGKULU TTE

Meski terdapat defisit, pemerintah daerah tetap mencatatkan kinerja keuangan yang cukup baik, termasuk keberhasilan meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas laporan keuangan tahun sebelumnya.

Secara umum, RLPPD 2025 menunjukkan bahwa kinerja Pemerintah Provinsi Bengkulu terus mengalami peningkatan di berbagai sektor strategis, meskipun masih diperlukan upaya lanjutan untuk mengatasi ketimpangan dan meningkatkan kualitas infrastruktur serta layanan publik.

klik: RLPPD 2025 PROVINSI BENGKULU TTE