Kusmito Gunawan Dorong Pemberdayaan Warga Lewat Budidaya Lele, Siapkan Kelompok Usaha dan Jaminan Pemasaran

Bengkulu, Sentralnews.com – Anggota DPRD Kota Bengkulu dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN), Kusmito Gunawan, S.H., M.H., memanfaatkan Reses Kedua Masa Sidang Kedua Tahun 2026 sebagai momentum menghadirkan program pemberdayaan ekonomi bagi masyarakat. Kegiatan yang digelar di Sekretariat PAN, Kelurahan Lempuing, Kota Bengkulu, itu tidak hanya menjadi wadah menyerap aspirasi warga, tetapi juga menawarkan solusi nyata untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga.

Dalam sambutannya, Kusmito menegaskan bahwa reses tidak boleh berhenti pada penyampaian keluhan masyarakat. Menurutnya, kegiatan tersebut harus mampu menghasilkan program yang memberikan manfaat langsung bagi warga.

Salah satu program yang akan didorong adalah budidaya ikan lele yang difasilitasi Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kota Bengkulu. Program tersebut mencakup pendampingan teknis, bantuan sarana budidaya, hingga jaminan pemasaran hasil panen sehingga masyarakat memiliki kepastian dalam menjalankan usaha.

“Saya ingin reses kali ini menghasilkan program yang benar-benar bermanfaat bagi masyarakat. Kita ingin warga memiliki kegiatan produktif di rumah, salah satunya melalui budidaya ikan lele yang difasilitasi DKP Kota Bengkulu. Bahkan nanti ada pendampingan, bantuan, dan juga jaminan pemasaran hasil panennya,” ujar Kusmito.

Ia menjelaskan, peserta program nantinya akan dibentuk dalam kelompok usaha yang masing-masing beranggotakan sembilan orang. Setiap kelompok akan mendapatkan pembinaan dan supervisi langsung dari DKP Kota Bengkulu agar usaha budidaya dapat berkembang secara berkelanjutan.

“Ini penting bagi saya sebagai anggota DPRD. Tugas kami bukan hanya menyerap aspirasi, tetapi juga mengawal dan mengadvokasi masyarakat agar mendapatkan program pemberdayaan. Kelompok-kelompok ini nantinya akan didampingi langsung oleh DKP Kota Bengkulu sehingga usahanya bisa berjalan dengan baik,” tambahnya.

Kusmito berharap program tersebut mampu mendorong lahirnya masyarakat yang lebih mandiri secara ekonomi. Menurutnya, budidaya lele dapat menjadi sumber pendapatan tambahan bagi keluarga, terutama di tengah kondisi ekonomi yang masih penuh tantangan dan meningkatnya kebutuhan hidup.

“Harapan kami, masyarakat bisa mandiri dan tidak terlalu bergantung dengan situasi ekonomi yang saat ini boleh dikatakan tidak baik-baik saja. Yang terpenting, warga tetap produktif karena kebutuhan keluarga, termasuk biaya sekolah anak-anak, terus berjalan dan harus dipenuhi,” katanya.

Reses berlangsung dengan antusiasme tinggi. Warga memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menyampaikan berbagai aspirasi, mulai dari peningkatan ekonomi, penciptaan lapangan usaha, hingga kebutuhan akan bantuan pemerintah.

Melalui sinergi antara DPRD Kota Bengkulu dan DKP Kota Bengkulu, program budidaya lele diharapkan menjadi salah satu solusi konkret dalam meningkatkan pendapatan masyarakat sekaligus memperkuat ketahanan ekonomi keluarga di Kota Bengkulu.