Mencetak Generasi Berdaya Saing, TMMD Gelar Sosialisasi Inspiratif di Balai Desa

BOJONEGORO – Melalui program non fisik, TMMD ke-129 terus memperkuat peran pemuda sebagai motor pembangunan desa. Sosialisasi yang digelar memberikan wawasan baru tentang pentingnya karakter, kemandirian ekonomi, dan komunikasi efektif. Antusiasme peserta terlihat sepanjang kegiatan berlangsung.

Komitmen membangun generasi muda yang berkarakter dan berdaya saing terus diwujudkan melalui Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Kodim 0813/Bojonegoro. Dalam kegiatan nonfisik yang berlangsung di Balai Desa Kesongo, Kecamatan Kedungadem, Senin (20/7/2026), Satgas TMMD menggelar Sosialisasi Penguatan Karakter, Ekonomi Pemuda, dan Public Speaking. Kegiatan tersebut mendapat sambutan positif dari para pemuda desa yang antusias mengikuti setiap materi inspiratif yang disampaikan narasumber.

 

Salah seorang anggota Satgas TMMD menjelaskan bahwa pembangunan desa membutuhkan generasi muda yang memiliki karakter kuat, wawasan luas, dan kemampuan beradaptasi dengan perkembangan zaman. “Melalui sosialisasi ini kami ingin menumbuhkan semangat belajar, membangun jiwa kepemimpinan, serta meningkatkan kemampuan komunikasi para pemuda. Dengan bekal tersebut, mereka diharapkan mampu menjadi generasi yang berdaya saing dan siap memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan Desa Kesongo,” ujarnya.

 

Salah seorang peserta mengaku termotivasi setelah mengikuti kegiatan tersebut. “Materi yang diberikan sangat menarik karena tidak hanya membahas karakter, tetapi juga peluang ekonomi dan cara berbicara di depan umum. Kami merasa lebih percaya diri dan semakin terdorong untuk terus belajar, berorganisasi, serta mengembangkan potensi yang kami miliki demi kemajuan desa,” ungkapnya.

 

Melalui kegiatan nonfisik ini, TMMD ke-129 kembali menegaskan bahwa pembangunan yang berkelanjutan tidak hanya ditopang oleh infrastruktur yang memadai, tetapi juga oleh kualitas sumber daya manusia yang unggul. Diharapkan, para pemuda Desa Kesongo mampu menjadi generasi yang inovatif, mandiri, dan berdaya saing sehingga dapat menjadi motor penggerak pembangunan desa pada masa mendatang.