BOJONEGORO – Komitmen transparansi dalam pelaksanaan Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Kodim 0813/Bojonegoro terus diwujudkan di lokasi pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) milik Ibu Tini, warga RT 21/RW 09 Desa Kesongo, Kecamatan Kedungadem. Pada Selasa (21/7/2026), papan nama kegiatan telah terpasang di bagian depan rumah sebagai penanda sasaran pembangunan sekaligus memberikan informasi kepada masyarakat mengenai program yang sedang dilaksanakan. Di sisi lain, Satgas TMMD terus melanjutkan pekerjaan fisik berupa pemasangan hebel dan pembentukan sekatan ruangan.
Salah seorang anggota Satgas TMMD mengatakan bahwa pemasangan papan nama merupakan bagian dari keterbukaan pelaksanaan program kepada masyarakat. “Papan nama ini menjadi informasi bahwa pembangunan RTLH ini merupakan bagian dari program TMMD ke-129. Kami ingin seluruh proses kegiatan dapat diketahui dan dipantau bersama oleh masyarakat. Selain itu, pekerjaan fisik tetap kami lanjutkan dengan mengutamakan kualitas dan ketepatan,” ujarnya.
Di dalam rumah, proses pembangunan terus menunjukkan kemajuan. Hebel mulai terpasang pada sejumlah bagian dinding hingga mendekati gawang pintu dan jendela, sementara sekatan antar-ruangan dibangun dengan perhitungan yang matang. Setiap sudut rumah juga mendapat penguatan menggunakan besi bertulang agar konstruksi semakin kokoh. Ibu Tini mengaku bersyukur melihat perubahan besar pada rumahnya. “Saya senang melihat rumah ini terus berubah menjadi lebih baik. Terima kasih kepada Satgas TMMD yang telah bekerja keras membantu keluarga kami memiliki rumah yang lebih layak,” ungkapnya.
Program RTLH TMMD ke-129 menjadi bukti nyata sinergi TNI, pemerintah desa, dan masyarakat dalam meningkatkan kesejahteraan warga. Dengan pembangunan yang dilakukan secara terbuka dan penuh tanggung jawab, rumah Ibu Tini terus berproses menuju hunian yang lebih sehat, aman, dan nyaman bagi keluarga penerima manfaat.
















