BOJONEGORO – Perubahan nyata mulai terlihat pada pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) milik Pak Ladi, warga RT 11/RW 05, Dusun Pereng. Pada kegiatan Kamis (23/7/2026), proses pembangunan telah memasuki tahap finishing dengan fokus pada penyempurnaan dinding hebel melalui pekerjaan plesteran. Kemajuan tersebut menjadi tanda bahwa rumah baru Pak Ladi semakin mendekati bentuk akhir sebagai hunian yang lebih layak.
Dinding hebel yang telah terpasang menjadi bagian penting dalam pembentukan struktur rumah. Saat ini, proses plesteran dilakukan secara bertahap untuk menghasilkan permukaan dinding yang lebih rapi dan kokoh. Selain itu, sekat ruangan di dalam rumah mulai terbentuk sehingga tata ruang hunian semakin terlihat jelas sesuai kebutuhan keluarga.
Pemasangan kusen pintu dan jendela yang telah berdiri kokoh turut menjadi penanda kemajuan pembangunan RTLH Pak Ladi. Dari tampak depan, rumah mulai menunjukkan wajah barunya dengan tampilan yang semakin lengkap dan siap menuju tahap penyelesaian.
Anggota Satgas pembangunan RTLH menyampaikan bahwa setiap pekerjaan dilakukan dengan penuh ketelitian dan mengutamakan kualitas. “Kami terus menyelesaikan bagian-bagian rumah secara maksimal agar hasil pembangunan ini dapat memberikan kenyamanan dan manfaat jangka panjang bagi Pak Ladi beserta keluarga,” ungkapnya.
Warga sekitar turut memberikan apresiasi dan dukungan terhadap perkembangan pembangunan RTLH tersebut. Semangat gotong royong serta kepedulian masyarakat menjadi kekuatan dalam membantu kelancaran proses pengerjaan hingga rumah Pak Ladi semakin dekat untuk ditempati.
Dinding hebel dan kusen yang telah terpasang menjadi bukti perubahan besar pada rumah Pak Ladi. Pembangunan RTLH ini diharapkan segera selesai dan mampu menghadirkan hunian yang lebih aman, sehat, dan nyaman bagi keluarga Pak Ladi.



















