BENGKULU, SENTRALNEWS.COM — Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Bengkulu terus memperkuat pengendalian pembangunan daerah. Salah satunya melalui finalisasi Monitoring dan Evaluasi (Monev) Triwulan II Perangkat Daerah (PD) Tahun Anggaran 2026 menggunakan aplikasi SIPD e-Dalev.
Finalisasi Monev tersebut dilakukan melalui rapat di ruang rapat Bappeda Kota Bengkulu, Rabu (15/7/2026). Forum ini menjadi bagian penting dalam memastikan pelaksanaan program dan kegiatan pembangunan selama semester pertama 2026 tercatat, terukur, dan dilaporkan sesuai kondisi pelaksanaan di masing-masing perangkat daerah.
Kegiatan tersebut diikuti Perencana Ahli Muda Bidang P2EPD Bappeda Kota Bengkulu, para Sub Koordinator Perencana, serta staf ASN yang menangani urusan perencanaan pada masing-masing Perangkat Daerah Kota Bengkulu.
Pembahasan secara khusus difokuskan pada finalisasi data Monev Triwulan II yang sebelumnya telah diinput melalui aplikasi SIPD e-Dalev.
Dalam proses tersebut, Bappeda bersama perangkat daerah melakukan pengecekan, pencermatan dan penyelarasan data, terutama berkaitan dengan capaian kinerja dan realisasi keuangan atas program dan kegiatan yang telah dilaksanakan hingga Triwulan II Tahun Anggaran 2026.
Langkah ini dilakukan untuk memastikan data pembangunan yang masuk dalam sistem benar-benar menggambarkan perkembangan pelaksanaan program di lapangan.
Bappeda Perkuat Pengendalian Pembangunan
Penggunaan SIPD e-Dalev menjadi bagian dari upaya Bappeda Kota Bengkulu memperkuat proses monitoring, pengendalian dan evaluasi pembangunan.
Melalui sistem tersebut, perangkat daerah melakukan pemantauan dan pelaporan perkembangan capaian kinerja serta realisasi keuangan program dan kegiatan secara berkala setiap triwulan.
Bagi Bappeda, kualitas data menjadi bagian penting dalam proses pengendalian pembangunan. Data yang akurat akan memberikan gambaran yang lebih jelas mengenai sejauh mana program yang telah direncanakan dapat direalisasikan.
Karena itu, proses finalisasi tidak hanya berorientasi pada penyelesaian administrasi pelaporan. Setiap data yang disampaikan perlu dicermati agar sesuai dengan kondisi pelaksanaan program dan kegiatan.
Dalam rapat tersebut, berbagai data yang telah diinput kembali diperiksa dan diselaraskan. Hal-hal yang masih memerlukan penyempurnaan juga menjadi bagian dari pembahasan sebelum data Monev Triwulan II dinyatakan final.
Jadi Dasar Evaluasi dan Tindak Lanjut
Monev memiliki peran strategis dalam melihat perkembangan pembangunan daerah. Dari hasil monitoring dan evaluasi, pemerintah daerah dapat mengetahui tingkat capaian target, perkembangan realisasi program dan kegiatan, serta berbagai kendala yang muncul selama proses pelaksanaan.
Informasi tersebut selanjutnya menjadi bahan bagi perangkat daerah dan Bappeda dalam menentukan langkah tindak lanjut.
Dengan demikian, Monev tidak hanya menjadi instrumen pelaporan, tetapi juga menjadi alat untuk memastikan pembangunan berjalan sesuai target dan dapat terus diperbaiki apabila ditemukan kendala dalam pelaksanaannya.
Finalisasi Monev Triwulan II melalui SIPD e-Dalev sekaligus menunjukkan komitmen Bappeda Kota Bengkulu dalam meningkatkan kualitas perencanaan dan pengendalian pembangunan berbasis data.
Bappeda mendorong seluruh perangkat daerah untuk terus meningkatkan ketepatan dalam melakukan penginputan, pelaporan serta pemutakhiran data pembangunan.
Langkah tersebut diharapkan mampu mewujudkan proses pembangunan Kota Bengkulu yang semakin terukur, efektif, transparan dan akuntabel, sekaligus memastikan setiap program yang direncanakan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.(ADV)












