Bengkulu Tengah, Sentralnews.com – Pemerintah desa Karang Are bersama Badan Permusyawaratan Desa (BPD) menggelar Musyawarah Revitalisasi Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), Kamis (7/5/2026). Kegiatan ini dilaksanakan sebagai langkah untuk membentuk kepengurusan BUMDes yang baru setelah masa jabatan pengurus lama berakhir.
Musyawarah dipimpin langsung oleh Kepala Desa Karang Are Meri Susanto bersama Ketua BPD Oktari Ginting Pratama. Kegiatan berlangsung dengan melibatkan berbagai unsur masyarakat dan pemerintahan.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut unsur Tripika, Camat Kecamatan Pagar Jati, pendamping desa, BPD beserta anggota, ketua adat, tokoh masyarakat, kader kesehatan, kader KPM, hingga perwakilan perangkat masjid.
Kepala Desa Meri Susanto menyampaikan bahwa revitalisasi BUMDes penting dilakukan agar roda perekonomian desa tetap berjalan dan mampu memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Pengurus lama telah habis masa jabatan dan tidak bersedia melanjutkan untuk periode berikutnya. Karena itu dilakukan musyawarah untuk mencari kepengurusan baru demi keberlangsungan BUMDes,” ujarnya.
Namun, dalam musyawarah tersebut belum ditemukan masyarakat yang bersedia dan siap menjadi pengurus BUMDes periode selanjutnya. Meski demikian, pemerintah desa berharap dalam waktu dekat akan muncul sosok yang memiliki komitmen dan kemampuan untuk mengelola BUMDes secara profesional.
Pemerintah desa menilai keberadaan BUMDes sangat penting sebagai salah satu motor penggerak ekonomi masyarakat desa, terutama dalam menciptakan usaha produktif dan meningkatkan kesejahteraan warga.
Musyawarah berlangsung dengan suasana penuh kekeluargaan dan diakhiri dengan komitmen bersama untuk terus mencari solusi terbaik demi keberlanjutan BUMDes di desa tersebut.



















