Massa Aksi Desak Gubernur Bengkulu Copot Kadis PU Terjerat Isu Selingkuh

Bengkulu, Sentralnews.com  – Ratusan Masyarakat yang tergabung dalam DPP LSM Gerbak melakukan aksi unjuk rasa di depan kantor Gubernur Bengkulu, Rabu (13/05/2026). Massa Aksi menuntut Gubernur Bengkulu, Helmi Hasan Untuk mencopot Oknum Kepala dinas PU Provinsi Bengkulu yang diduga terjerat kasus asusila.

Ketua Umum DPP LSM Gerbak, Afrizal dalam orasinya menyayangkan kasus asusila yang sudah menjadi buah bibir masyarakat terkesan diabaikan oleh Gubernur Bengkulu, Helmi Hasan.

“Kami minta Pemerintah provinsi Bengkulu bersikap tegas, jangan diam membisu dan abai, persoalan ini sudah viral dan meresahkan masyarakat”, tegasnya

Senada dengan itu, salah satu orator aksi, Deno Marlendo menyebut demi menyelamatkan wajah Bengkulu maka Gubernur Bengkulu wajib membentuk tim pencari fakta terkait dugaan perselingkuhan yang dilakukan oleh oknum kadis.

Deno juga mempertanyakan sikap Gubernur yang lambat merespon kasus yang sudah viral lebih dari setahun, padahal Helmi Hasan dikenal sebagai motor dari gerakan pembinaan etika, moral, iman dan takwa yang digaungkannya dalam tagline Bengkulu Religius,

“Kami mempertanyakan sikap Helmi Hasan yang terkesan abai, lambat dan acuh tak acuh dalam menyikapi permasalahan yang sudah meresahkan masyarakat ini, tegas Deno Marlendo melalui pengeras suara.

Aktivis bertubuh gempal ini mencurigai ada udang di balik rempeyek terkait lembeknya sikap Helmi Hasan merespon kasus yang telah mencederai citra provinsi Bengkulu religius yang didengungkannya.

“Ini jelas tidak mengindahkan program gubernur, tapi gubernur diam saja, lebih sibuk bikin konten dari pada merespon keluhan rakyat. Program Retreat Merah Putih gagal dengan ketidak becusan sikap Helmi Hasan”. Tambah aktivis PMII ini.