Lebong, Sentralnews.com – Agenda reses anggota DPRD Kabupaten Lebong yang digelar serentak di tiga daerah pemilihan (dapil), hal tersebut menjadi panggung utama bagi wakil rakyat untuk menyerap langsung kebutuhan masyarakat. Dari berbagai usulan yang menjadi atensi dari masyarakat, sektor infrastruktur kembali menjadi prioritas utama, terutama perbaikan fasilitas yang rusak akibat banjir beberapa waktu hari lalu, Sabtu (11/4/2026).
Wakil Ketua I DPRD Lebong, Achmad Lutfi, menegaskan seluruh aspirasi yang dihimpun tidak akan berhenti sebatas catatan lapangan. Menurutnya, setiap masukan masyarakat akan dibawa dan diperjuangkan dalam sidang paripurna melalui masing-masing fraksi.
“Semua hasil reses ini akan disinkronkan dengan rencana pembangunan daerah, lalu menjadi bahan pertimbangan dalam program pembangunan tahun 2027,” ujarnya.
Di Dapil I, yang dipusatkan di Kantor Camat Tubei, masyarakat secara tegas meminta DPRD mendorong percepatan perbaikan infrastruktur terdampak banjir.
Salah satu yang disorot yakni kerusakan jaringan irigasi di Kecamatan Uram Jaya.
Warga menyebut, sekitar 7 hektare lahan persawahan terancam gagal tanam jika irigasi Air Tik Lumut dan Tik Biduk tidak segera diperbaiki.
Kondisi tersebut dinilai mendesak karena menyangkut keberlangsungan produksi pertanian masyarakat.
“Kalau irigasi tidak cepat ditangani, petani bisa tidak turun tanam,” ungkap Sarson, salah satu warga saat menyampaikan aspirasi.
Selain irigasi, persoalan air bersih juga menjadi perhatian. Kerusakan intake PDAM Tirta Tebo Emas akibat banjir dinilai berpotensi memicu krisis air bersih jika tidak segera ditangani.
Menanggapi hal itu, anggota DPRD Lebong, Erlan Fajar Jaya, memastikan pihaknya akan menindaklanjuti berbagai usulan strategis tersebut. Ia juga menyoroti pentingnya langkah pencegahan banjir ke depan, salah satunya melalui normalisasi sungai di kawasan Ulau Dues, Desa Tunggang.
“Ini akan kami bahas bersama Dinas PUPR-Hub agar ke depan risiko banjir bisa diminimalisir,” katanya.
Diketahui, reses DPRD Lebong dilaksanakan di tiga titik berbeda, yakni Dapil I di Kantor Camat Tubei, Dapil II di Desa Danau Liang, Kecamatan Bingin Kuning, dan Dapil III di Kantor Camat Topos. Kegiatan ini menjadi bukti peran aktif DPRD dalam menjembatani kebutuhan masyarakat sekaligus mengawal arah pembangunan daerah. (FR)



















