Bengkulu. Sentralnews.com – Ketua Panitia Lomba Kicau Walikota CUP Bengkulu 2026, Shap Karanai, yang juga merupakan penasehat kicau mania JBS Independen, secara resmi menyampaikan harapannya kepada Wali Kota Bengkulu, Dedy Wahyudi, agar dibangun lapangan permanen khusus untuk kegiatan lomba burung berkicau.
Permintaan tersebut disampaikan sebagai bentuk keseriusan komunitas kicau mania dalam mengembangkan hobi sekaligus mendorong potensi ekonomi daerah melalui event-event lomba berskala regional hingga nasional.
Shap Karanai menegaskan bahwa selama ini para kicau mania di Bengkulu masih menggunakan lapangan sementara, sehingga keberadaan venue permanen dinilai sangat penting sebagai pusat kegiatan dan pembinaan.
“Sudah saatnya kicau mania di Bengkulu memiliki lapangan tetap. Ini bukan hanya soal hobi, tapi juga potensi besar untuk mendatangkan peserta dari luar daerah dan menggerakkan ekonomi lokal,” ujarnya.
Menanggapi hal tersebut, Wali Kota Bengkulu, Dedy Wahyudi, menyambut baik usulan tersebut. Ia menyatakan bahwa pembangunan lapangan atau stadion permanen untuk kicau mania merupakan hal yang perlu direalisasikan.
“Kita akan ajukan agar kicau mania memiliki wadah yang representatif di Bengkulu. Ini penting karena komunitasnya besar dan terus berkembang,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Dedy Wahyudi juga menyampaikan bahwa pihaknya akan berkoordinasi dengan DPRD Kota Bengkulu untuk mendorong realisasi pembangunan tersebut. Dukungan dari legislatif disebut menjadi kunci agar rencana ini dapat segera terwujud.
Sejumlah anggota DPRD Kota Bengkulu seperti Kusmito dan Rodi disebut akan ikut dilibatkan dalam pengajuan dan pembahasan proyek tersebut.
Rencana lokasi pembangunan lapangan permanen ini berada di kawasan strategis Pantai Panjang Bengkulu. Selain memiliki pemandangan yang menarik, kawasan tersebut juga didukung fasilitas seperti gazebo dan hotel-hotel yang memadai untuk menampung peserta dari luar kota.
Jika terealisasi, lapangan ini akan menjadi yang pertama di Kota Bengkulu yang secara khusus diperuntukkan bagi kegiatan lomba burung berkicau.
Dengan adanya fasilitas tersebut, diharapkan Bengkulu mampu menjadi salah satu pusat kegiatan kicau mania di Indonesia, sekaligus meningkatkan daya tarik wisata dan ekonomi daerah melalui event-event besar di masa mendatang.




















