Ketika Pemerintah Belum Bergerak, Warga Lebong Pilih Tambal Sendiri Jalan Berlubang

Terlihat perbaikan jalan swadaya yang dilakukan sejumlah masyarakat

Lebong, Sentralnews.com – Kesal dengan kondisi jalan rusak yang tak kunjung diperbaiki, dan penangangannya di nilai lamban, warga Kabupaten Lebong melakukan penambalan lubang di jalan Raya Muara Aman–Curup. Jalan yang berada di depan Bank Bengkulu dan ULP PLN Muara Aman, Kecamatan Amen, Kabupaten Lebong itu disebut telah menyebabkan rentetan kecelakaan.

Aksi penambalan dilakukan oleh masyarakat dan pemuda setempat secara gotong royong. Perwakilan masyarakat, Rozi Antoni atau Toni Botol, menegaskan kegiatan tersebut murni berasal dari inisiatif warga.

“Tidak ada bantuan pemerintah, baik kabupaten maupun provinsi. Ini murni swadaya masyarakat, karena lobang jalan yang dalam sudah beberapa kali memakan korban,” sampai Toni Botol, Senin, (18/5/2026).

Menurutnya, penambalan yang dilakukan saat ini hanya bersifat sementara. Karena itu, ia meminta pemerintah segera melakukan perbaikan menyeluruh.

Terlihat perbaikan jalan swadaya yang dilakukan sejumlah masyarakat

“Kita minta pak Gubernur, PU Provinsi maupun kabupaten, untuk melapisi lagi jalan ini, karena ini hanya tambal sulam saja,” sampainya.

Selain itu, dirinya juga berharap bahwa agar Pemerintah untuk sesegera mungkin melakukan perbaikan disejumlah titik-titik jalan rusak sangat parah yang ada di sepanjang ruas jalan Muara Aman – Curup.

Di sisi lain, Kabid Bina Marga Dinas PUPR-Hub Kabupaten Lebong, Bustari, mengatakan status jalan tersebut merupakan kewenangan Pemerintah Provinsi Bengkulu.

“Jalan ini adalah milik Provinsi, iya dari informasi perbaikan jalan itu swadaya masyarakat,” bebernya. (FR)