Pinjaman Bank BJB Jadi Harapan Perbaikan Total Jalan Mulus Muara Aman-Curup

Kondisi jalan rusak saat ini yang ada di Desa Talang Ratu

Lebong, Sentralnews.com – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bengkulu belum dapat melakukan perbaikan menyeluruh pada ruas jalan dari Tuguh perbatasan Kabupaten Rejang Lebong menuju Muara Aman pada tahun ini. Perbaikan total jalan tersebut direncanakan menunggu realisasi dana pinjaman dari Bank Jabar Banten (BJB) pada tahun depan.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Bengkulu, Tejo Suroso menyampaikan, anggaran yang tersedia saat ini hanya sebesar Rp25 miliar. Dana tersebut difokuskan untuk memperbaiki sejumlah titik jalan dan jembatan yang mengalami kerusakan parah agar bisa tertangani dari perbatasan Kabupaten Rejang Lebong menuju Muara Aman, Kabupaten Lebong.

Menurut Tejo, sebenarnya Gubernur Bengkulu menginginkan agar jalan dari perbatasan Rejang Lebong–Muara Aman dapat mulus seluruhnya tahun ini.

Namun karena keterbatasan anggaran, pengerjaan secara menyeluruh diputuskan dilanjutkan pada tahun depan melalui pinjaman BJB.

“Sebenarnya pak Gubernur ingin tahun ini jalan dari tuguh batas Rejang Lebong menuju Muara Aman mulus semua. Tapi karena anggaran hanya Rp25 miliar, pak Gub meminta perbaikan dilakukan tahun depan. Kan ada pinjaman BJB,” ujar Tejo, Kamis, (14/5/2026).

Selain terkendala anggaran, kenaikan harga minyak industri juga ikut memengaruhi proses pengerjaan. Pihak PUPR masih harus melakukan koordinasi dengan Pertamina untuk memfinalisasi harga minyak industri sebelum pekerjaan dimulai.

Tejo menjelaskan, saat ini proses perbaikan ruas jalan dari perbatasan Rejang Lebong–Muara Aman sebenarnya sudah memasuki tahap lelang pengawasan. Setelah harga minyak industri selesai ditetapkan, maka Rancangan Anggaran Biaya (RAB) akan disusun ulang agar pekerjaan fisik bisa segera dilaksanakan.

“Apabila sudah maka kita akan melakukan perubahan Rancangan Anggaran Biaya (RAB) disusun ulang. Dan perbaikan jalan bisa dimulai,” kata Tejo.

Di sisi lain, Pemprov Bengkulu juga akan melaksanakan pembukaan jalan penghubung atau link di atas wilayah Desa Talang Ratu, Kabupaten Lebong. Kegiatan tersebut direncanakan melalui program karya bakti TNI yang akan dimulai sekitar bulan Juni mendatang.

Tejo menyebut, Gubernur Bengkulu telah berkoordinasi langsung dengan Dandrem terkait pelaksanaan karya bakti tersebut. Dengan melibatkan TNI, anggaran pembukaan jalan link dapat ditekan lebih hemat.

“Iya pak Gubernur sudah berkoordinasi dengan Dandrem, untuk bulan 6 ini akan dilaksanakan karya bakti pembukaan jalan link di Talang Ratu,” jelasnya.

Diketahui, apabila pembukaan jalan dilakukan secara mandiri oleh Pemprov Bengkulu, kebutuhan anggaran diperkirakan mencapai Rp10 miliar. Namun melalui karya bakti TNI, biaya yang dibutuhkan akan lebih sedikit, kurang lebih sekitar Rp5 miliar. (FR)